Tampilkan postingan dengan label KBMN 28. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KBMN 28. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Maret 2023

KIAT MENULIS CERITA FIKSI

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pembaca yang berhati mulia

Tak terasa waktu telah memasuki pelatihan menulis buku yang ke 10, rasanya baru kemarin. Waktu memang terasa cepat apabila kita mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, tapi terasa lebih lama ketika kita memiliki sebuah kegiatan.

Pada kesempatan kali ini kita bersama orang-orang hebat dalam kancah penulisan buku, beliau-beliau adalah bapak Bambang Purwanto, S.Kom. Gr  yang akrab dipanggil Mr. Bams selaku moderator, yang akan membawakan acara dengan segala kerendahan hati. Mr. Bams memperkenalkan narasumber kali ini yaitu Bapak Sudomo, S.Pt. yang lebih populer dengan panggilan Mazmo. Narasumber kali ini orangnya sungguh rendah hati dan tidak sombong, pria kelahiran Sukoharjo yang awalnya diberi nama Banjir, karena dilahirkan saat kena luapan sungai Bengawan Solo, tapi karena sering sakit-sakitan akhirnya diganti Sudomo sampai sekarang. Mazmo adalah seorang guru IPA di SMPN 3 Lingsar Lombok sampai saat ini, dan merupakan lulusan Guru Penggerak Angkatan 2 kemudian diangkat menjadi Ketua Komunitas Guru Penggerak. Untuk mengenal Mazmo lebih detail, silahkan kunjungi link berikut: https://s.id/ProfilSudomoSPt.
    Tema kali ini adalah tentang "Kiat Menulis Cerita Fiksi", materi disampaikan dengan menggunakan alur MERDEKA. Yaitu alur yang awali dengan Mulai dari Diri, Eksplorasi, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, dan Aksi Nyata.

1 | Mulai dari Diri. Pada alur ini peserta diminta berbagi pengalaman dalam menulis cerita fiksi, bisa berupa kendala atau tantangan dalam menulis, atau pengalaman menerbitkan buku. Jika belum pernah menulis juga dimohon menyampaikan apa adanya.

Pengalaman menulis dari Bu Alfiyah Hidayatun: Menulis cerita fiksi, tak terlintas sedikitpun dibenak saya. Kalau membaca cerita fiksi, itu saya suka. Jaman saya usia SMP, uang jajan lebih sering saya gunakan untuk menyewa novel daripada jajan makanan. Tetapi untuk membuat sendiri cerita fiksi.. hhmm.. tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Pengalaman Afida dari Sampang: Saya pernah menulis di FB, cerita fiksi. Namun, saya rasa ceritanya kurang renyah. Di tengah-tengah penulisan ceritanya mbulet, alur maju mundur, campur sari. Kejelasan watak tokoh bisa diragukan. Bahasa sepertinya kaku..Hmmmm,,,, belajar lebih giat lagi harus.

Pengalaman Imro'atus Sholihah, asal Jombang Jatim: Dalam menulis fiksi saya belum mempunyai pengalaman sama sekali. tapi saya sangat ingin bisa menulis fiksi pak dan disini saya masih bingung ide seperti apa yang bagus dalam menulis fiksi. dan masih bingung juga bagaimana cara membuat fiksi yang baik.

Pengalaman dari Rahman Sumenep-Madura: Assalamu'alaikum. Pengalaman menulis Fiksi ada banyak sekali. Pertama,  susah membuat kalimat pembuka karena baru pemula. Kedua, pengalaman menulis cerpen yang semrawut. Baik di akur cerita dan penempatan tanda bacanya. Tapi menulis fiksi itu asyik seperti bermimpi terbang tinggi diangkasa bersama bidadari cantik.

Pengalaman berikutnya: Menulis cerita fiksi memang seru meski saya belum.lihai memilih diksi. Namun, saya beranikan diri layaknya faksi, fakta tapi dipoles dengan gaya fiksi. Pengalaman menulis diary dan surat-menyurat masa kanak, remaja hingga kuliah, menjadi modal untuk menulis fiksi. Hanya saja, saya harus meruntuhkan mental block saat mengolah konflik menjadi cerita yang menarik. Konflik adalah bumbu cerita. Tanpa konflik ceeita menjadi hambar. Nah, saya sebagai manusia biasa, tidak suka konflik, lebih menghindari darilada berhadapan. Sebagai pembaca, ausah pasti saya tertarik karena ada konflik dalam aebuah cerita. Sebagai penulis, naaaaah, mengulik konflik adalah pekerjaan rumah yang masih perlu saya asah untuk bisa mencitpakannya dalam sebuah cerita. Eh, padahal hidup kita ramai riuh rendah karena ada bumbu konflik begini ya?

Pengalaman yang lain lagi: Menulis cerita fiksi sangatlah sulit bagi saya. Kesulitan mau memulai dari mana, terus alur ceritanya bagaimana. Karena susah berkhayal berimajinasi akhirnya keinginan menulis fiksi ini masih sekedar cita cita. Beberapa waktu yang lalu sempat tergabung dengan sahabat pena yang berkeinginan menulis buku Antologi fiksi bertemakan Ibu Hebat. Tapi sampai saat ini tulisan itu belum kunjung selesai juga. Bahkan baru dapat satu paragraf. Terus berhenti tidak menemukan ide lagi.

Pengalaman dari Azizah Fahmi: Saya sangat ingin bisa menulis cerita fiksi, karena membaca dongeng dan komik adalah hobiku sejak SD. Semua buku yang ada di sekolah kulahap habis dan ada beberapa cerita yang masih menempel hingga saat ini. Namun selalu ada keraguan untuk mulai menulis, baik itu dalam pemilihan judul, tema dan aturan penulisannya. Sehingga sampai detik ini belum satu ceritapun yang berhasil kutulis.

Pengalaman dari Moh. Ali Husni-Trenggalek: Jendela kisahku dimulai saat harus terpisah dengan sang pujaan hati. Hidup merantau hanya dengan anak pertama dan anak kedua yang masih dalam kandungan adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Usia kehamilan memasuki 7 bulan ketika aku menempati bilik itu. Hembusan angin malam begitu terasa hingga membuat tubuhku menggigil kedinginan. Kondisi daerah pegunungan dan daerah terpencil membuat diri terisolasi dari dunia luar. Aku tak kuasa menahan bulir putih itu. Yang kian lama semakin membasahi kedua pipiku. Menulis fiksi berdasarkan pengalaman nyata yg penulis alami, tapi belum bisa membuat klimak yang baik.

Pengalaman dari  Lucy, Awal mula saya menulis cerita fiksi adalah ketika saya menulis buku antologi dongeng dan cerpen. Cara yang saya gunakan dengan cara menentukan dulu unsur intrinsiknya; tokoh, latar, penokohan, alur, sudut pandang, dan amanat. Tujuan akhir memberikan amanat/nilai yang berkesan bagi pembaca. Dibumbui konflik pada setiap komplikasinya. Begitu sedikit pengalaman saya.

Ujungan secara history merupakan sebuah legenda lahirnya Desa Gumelem, Susukan, Banjarnegara, sebuah desa perdikan dari Kraton Mataram, yang menceritakan bahwa datangnya utusan dari Kraton yang mengembangakan desa Gumelem menjadi sebuah Kademangan yang diakui oleh Mataram. Kekeringan dan rebutan air menjadi embrio lahirnya tradisi Ujungan untuk meminta hujan, yang sekarang  menjadi tradisi budaya dan tatanan sosial, yang masa sekarang dikemas menjadi daya tarik wisata. Sekarang ujungan dan desa Gumelem merupakan satu kesatuan tradisi dan tatanan kehidupan yang ada di masyarakat Kabupaten Banjarnegara.


Pengalaman dari Raihan dari Aceh. Sebenarnya pingin sekali menulis fiksi bernuansa Islami yang bisa membangun pemahaman bagi anak remaja. kendala yang saya hadapi antara lain belum pernah menulis. Tidak tahu harus mulai dari mana, bagaimana menghadirkan konflik dan sebagainya.

Assalamualaikum. Cerita fiksi. Itu adalah bagian dari mapel yang aku ajarkan. Harusnya aku bisa menulis.  Tetapi ternyata belum sampai sekarang. untuk menulis belum. Aku orangnya suka menulis yang mengarah pada karya ilmiah. Bagiku menulis fiksi sangat sulit. Tidak tahu harus memulai dari mana. Benar-benar berat.


        Ternyata luar biasa sekali pengalaman Bapak/Ibu Guru Hebat dalam menulis cerita fiksi. Dari beberapa yang telah masuk, bisa kita garis bawahi terkait adanya niat/komitmen, outline/kerangka karangan, tema, memulai menulis, dll.

2 | Eksplorasi Konsep. Pada alur ini, Bapak/Ibu saya persilakan mempelajari secara mandiri materi yang telah saya siapkan dalam bentuk cerita pendek. Bapak/Ibu bisa membaca dan membuat catatan/pertanyaan terkait materi yang ingin digali lebih dalam lagi. Silakan membaca di tautan ini https://s.id/MateriSudomo. Garis besar materi dari cerpen tersebut adalah alasan mengapa harus menulis cerita fiksi, syarat bisa menulis cerita fiksi, bentuk-bentuk cerita fiksi, unsur-unsur pembangun cerita fiksi, dan tips menulis cerita fiksi.


Beberapa hal yang harus diketahui dalam menulis cerita fiksi:


Fiksimini, yaitu fiksi singkat yang hanya terdiri dari beberapa kata saja. Berikut adalah contoh fiksimini yang terkenal _For sale: baby shoes, never worn._

Ernest Hemingway.


Flash fiction, yaitu cerita kilat dengan kekhususan jumlah kata. Biasanya mengandung plot twist.


Premis adalah ringkasan cerita dalam satu kalimat. Contoh premis: Seorang anak yang berjuang melawan penyihir jahat demi kedamaian dunia. Itu adalah premis dari novel Harry Potter. Kekuatan premis adalah mampu menggambarkan novel yang tebal hanya dalam satu kalimat saja. Premis mengandung unsur, yaitu tokoh, tantangan, tujuan tokoh, dan resolusi.


3 | Ruang Kolaborasi. Pada alur ini, peserta diberikan beberapa kalimat, kemudian untuk melanjutkan sendiri menjadi satu paragraf. Berikut kalimat yang harus dilanjutkan oleh peserta: Perlahan suara-suara itu menghilang. Dalam gulita aku menggigil sendirian. Mendadak bulu kudukku meremang. Terdengar suara di kejauhan. Semakin lama kian mendekat...

4 | Demonstrasi Kontekstual. Pada alur ini peserta dimohon menuliskan 5 tema yang paling disukai dan kuasai. Peserta boleh menuliskannya di notes HP atau docs atau di mana saja.

5 | Elaborasi Pemahaman. Pada alur ini kita akan lebih melakukan tanya jawab. Pertanyaan boleh dituliskan di kolom komentar https://s.id/MateriSudomo.

6 | Koneksi Antar Materi. Pada alur belajar ini, peserta dipersilakan menuliskan kesimpulan dari materi belajar. Kesimpulan belajar dituliskan di resume yang dibuat.

7 | Aksi Nyata. Alur belajar ini, yaitu terkait dengan penerapan materi dalam bentuk tulisan, yaitu resume hasil belajar. Peserta untuk membuat resume hasil belajar di blog masing-masing.

Apabila menginginkan materi yang lebih lengkap, dapat ditonton di chanel Youtube berikut:


Selasa, 14 Maret 2023

Mengukir Prestasi Melalui Media Menulis


 

Judul                 : Mengukir Prestasi Melalui Media Menulis
Resume ke       : 21
Gelombang       : 28
Tanggal             : 24 Februari 2023
Tema                 : Melejitkan Prestasi Dengan Menulis
Via                     : WAG KBMN 28
Narasumber      : Rta Wati, S.Kom.
CP                     : +62 852-1958-5451.
Moderator          : Helwiyah, S.Pd., M.M.


  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
       
    Bapak Ibu pembaca yang luar biasa, pada kesempatan kali ini, dipandu moderator nan licah dan energi yaitu Bunda Helwiyah, S.Pd.,M.M., kita akan menguras tuntas ilmu-ilmu yang dimiliki oleh nara sumber kita yang sangat hebat dan luar biasa prestasinya. Beliau adalah Ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau kelahiran Tanjung Pinang pada tahun 1982 dari orang tua yang berdarah Minang. Prestasi Bunda Rita yang segudang ternyata tidak berbeda jauh dengan hobi beliau, yaitu menulis, browsing, dan mencoba tools baru. Saat ini Bunda Rita sedang menempuh pendidikan S2 Megister Teknik Informatika di AMIKOM Yogyakarta. Aktivitas beliau saat ini adalah sebagai pengajar di SMPN 2 Mendoyo, Blogger, Writer, Moderator dan Youtuber. Bunda Rita juga memiliki banyak buku yang sudah diterbitkan, ada yang buku solo, ada buku yang berkolaborasi, ada juga buku antologi. Prestasi dari Bunda Rita juga sangat banyak, bahkan sudah sampai tingkat Nasional dan Dunia. Untuk lebih jelasnya tentang profil beliau bisa disimak di link berikut ini  https://www.cikgurita.com/2022/06/about-me.html?m=1.

        Produktivitas dan prestasi adalah suatu united. Menulis merupakan kegiatan produktif yang dapat dilakukan siapa saja. Passion dan minat bakat tiap manusia berbeda, semua bisa dikembangkan dengan banyak berlatih, doa  usaha, dan kerja keras.

    Tema yang dipilih adalah "Melejitkan Prestasi Dengan Menulis". Tema ini dipilih untuk menyemangati peserta KBMN 28,. ternyata dalam dunia literasi itu bisa membuahkan prestasi yang diluar ekspetasi. Bunda Rita memiliki dua prestasi nasional yaitu menjadi guru inspiratif terbaik jenjang SMP dan juara 1 Indihome. Sejak 2 tahun terakhir beliau mencoba mengikuti lomba blog dan alhamdulillah membuahkan hasil seperti yang tertera di profil.

        Selanjutnya Bunda Rita mulai mencoba untuk mengikuti beberapa pendaftaran internasional. Beliau mengikuti kegiata AIV bersama 160 guru dari Malaysia, Indonesia, Thailand dan Filipina. Saat penutupan acara Bunda Rita mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia untuk mempresentasikan proyek yang telah diikuti selam 20 hari. Kegiatan ini sangat luar biasa, sehingga Bunda RIta selalu menyempatkan membuat chanel youtube untuk mengaplot setiap kegiatan, berikut chanelnya:

https://www.youtube.com/watch?v=gPL8PasXB_I&t=66s.
      Selain menempuh pendidikan magister, bunda Rita juga mendapatkan kesempatan belajar di CS50 Harvard University. Tentunya untuk juga ada persyaratan Toefl dan tes wawancara. Sungguh kegiatan yang luar biasa dan semangat yang membara.
        Bunda Rita juga menjadi narasumber Nasional, juga berkat jejak digital beliau. Semenjak menulis Bunda Rita mendapatkan kesempatan untuk berbagi sharing pengalaman, terutama dalam hal menulis, blog, dan guru inspiratif serta tutorial.
        Bunda Rita juga menceritakan bahwa beliau adalah guru biasa saja, dulu sebelum bergabung dengan Kelas Belajar Menulis kegiatan sehari-hari dijalani dengan santai. Namun setelah bergabung dengan KBM, keinginan untuk menulis jadi luar biasa, bahkan sampai ketagihan. Dan tidak hanya tentang menulis saja bahkan sampai kegiatan-kegiatan yang lain.

Manfaat menulis dari segi kesehatan:
  • Meredakan stress
  • Memecahkan masalah dengan lebih baik
  • Menuangkan perasaan sesuai keinginan
  • Memperbaiki suasana hati
  • Meningkatkan daya ingat
Masalah bagi penulis pemula:
  • Susah ide
  • Miskin kosa kata
  • Sulit merangkai kata
  • Sering menunda-nunda
  • Bingung mau menulis apa
  • Tidak percaya diri
  • Merasa tulisannya jelek/tidak layak dibaca
Solusinya adalah Membaca dan Menulis.

        Semoga jejak Bunda Rita menginspirasi kita semua, terutama para pegiat literasi. Menulis bagi guru adalah modal utama untuk menyebarikan informasi , berita , materi lewat goresan tulisan kita melalui media blog. Apalagi sekarang ini banyak sekali konten hadir di dunia maya, dimana ada yang positif dan ada yang negatif. Untuk itu kita sebagai guru  ikut  berjuang dan ikut andil menjadi conten writer untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembaca di dunia maya. Kita harus yakin bahwa salah satu amalan yang tak terputus adalah ilmu yang bermanfaat.
        Demikian materi dari Bunda Rita, semoga kita dapat meniru jejak beliau dan menyebarkan kepada pembaca di dunia maya.

Selasa, 07 Maret 2023

MENULIS BIOGRAFI SEBAGAI BUKTI SEJARAH HIDUP

Judul : MENULIS BIOGRAFI SEBAGAI BUKTI SEJARAH HIDUP

Pertemuan : 24

Gelombang : 28

Tema : Menulis Biografi

Via         : WAG

Narasumber : Lelly Suryani, S.Pd.SD.

Moderator : Muliadi, M.Pd.


Alhamdulillah...tidak terasa 6 kali pertemuan lagi kita selesai mengikuti pelatihan KBMN Gelombang 28 ini. Tentunya akan menjadi kenangan yang sangat berharga bagi diri saya sendiri seandainya bisa menuntaskan pelatihan ini. Bersama orang-orang hebat dari Tim Solid Omjay (TSO), saya jadi mengenal dan mulai tertarik dengan dunia menulis. Terima kasih banyak atas bimbingan dan arahannya.

Pada pertemuan ke 24 ini kita bersama wanita hebat dari Kabupaten Banjarnegara, beliau adalah Bunda Lelly Suryani, S.Pd.SD. Kebetulan saya dan bunda Lelly satu kabupaten, dan sama-sama lulusan Guru Penggerak Angkatan 5. Saat Lokakarya inilah saya bertemu dengan bunda Lelly, yang kemudian menawari saya untuk bergabung dalam KBMN Gelombang 27, tapi saya belum bisa mengikuti sepenuh hati. Dan di KBMN Gelombang 28 ini saya merasa terpanggil dan termotivasi untuk bergabung hingga saat ini.

Dibalik narasumber yang hebat tentunya ada moderator yang lihai dalam membawakan rangkaian acara pada pertemuan kali ini, beliau adalah Bapak Muliadi, M.Pd. dari Tolitoli Sulawesi Tengah. Begitu hebatnya TSO ini, yang anggotanya dari seluruh Indonesia namun saling mengisi satu dengan yang lain. Kebetulan juga Bapak Muliadi, M.Pd. adalah Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 5. Sungguh pasangan yang cocok. Untuk mengenal lebih tentang bunda Lelly, kita dapat menelusurinya melalui berbagai akun media sosial beliau, berikut saya bagikan: https://lelysuryanikreatifinspiratif.blogspot.com/2023/01/profil-lely-suryani.html.

Pada kesempatan kali ini bunda Lelly akan menyampaikan materi dengan tema "Menulis Biografi". Dimana ini sudah yang kedua kalinya beliau dipercaya untuk mengisi dengan tema serupa di KBMN. Bunda Lelly juga menulis biografi Om Jay dalam bukunya yang berjudul "Kisah Om Jay", dengan tujuan karena menginspirasi dan memberikan motivasi.

BIOGRAFI

Biografi adalah sebuah narasi atau cerita yang berisi kisah kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Biografi dapat berisi informasi mengenai latar belakang, masa kecil, pendidikan, pekerjaan, pengalaman hidup, dan pencapaian seseorang selama hidupnya. Biografi dapat ditulis dalam bentuk buku, artikel, atau bahkan film dokumenter. Biografi biasanya ditulis oleh seorang penulis atau biografer yang melakukan riset dan wawancara dengan orang yang menjadi objek biografi dan sumber-sumber lainnya untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang kehidupan orang tersebut.

Tujuan menulis biografi adalah:
  1. Menginspirasi dan memberikan motivasi - Biografi sering kali dijadikan sebagai bahan bacaan yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi pembaca. Kisah sukses dan pengalaman hidup seseorang yang terdapat dalam biografi dapat menjadi contoh bagi pembaca untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan hidup mereka sendiri.
  2. Merekam sejarah - Biografi dapat menjadi sumber informasi sejarah yang berharga untuk generasi mendatang. Dengan menulis biografi, seseorang dapat merekam kisah hidup orang-orang yang telah berjasa atau mempunyai pengaruh pada masa lampau. Biografi juga dapat merekam suatu periode atau kejadian dalam sejarah.
  3. Memberikan wawasan - Biografi dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang seseorang yang menjadi objek biografi. Dengan memahami lebih dalam tentang latar belakang dan pengalaman hidup orang tersebut, pembaca dapat mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan dan dunia.
  4. Mengabadikan warisan - Biografi dapat dijadikan sebagai cara untuk mengabadikan warisan seseorang. Biografi dapat membantu memperkenalkan seseorang pada generasi mendatang dan membuat mereka tidak terlupakan.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk menulis biografi:

  • Lakukan riset tentang orang yang ingin Anda tulis biografinya. Kumpulkan informasi tentang latar belakang, kehidupan awal, pendidikan, karier, pencapaian, dan pengalaman hidup yang menarik. Sumber informasi dapat mencakup wawancara dengan keluarga atau teman dekat, surat, artikel berita, buku, dan sumber-sumber online.
  • Buat kerangka atau outline untuk biografi.
  • Tulis pengantar atau pendahuluan yang menarik untuk menarik perhatian pembaca. Pendahuluan harus memberikan gambaran singkat tentang siapa orang tersebut dan mengapa hidupnya layak untuk ditulis biografinya.

  • Mulai menulis biografi dengan menyelesaikan bagian-bagian yang paling menarik dan relevan. Pastikan untuk memasukkan detail yang menarik dan membuat cerita hidup orang tersebut menjadi hidup.
  • Organisir konten biografi dalam urutan kronologis, dimulai dari masa kanak-kanak, kemudian ke masa remaja, dewasa awal, dan seterusnya.
  • Gunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tetap konsisten dengan tema biografi.
  • Berikan gambaran yang jelas tentang perjuangan dan rintangan yang dihadapi, kesulitan dan kegagalan yang dialami, serta keberhasilan dan kebahagiaan yang diraih.
  • Sertakan kutipan atau kata-kata orang tersebut yang menarik atau menggambarkan kepribadiannya.
  • Revisi dan edit biografi secara teratur. Pastikan kesalahan gramatikal dan fakta yang salah dikoreksi.
  • Akhiri biografi dengan kesimpulan yang merangkum hidup orang tersebut dan dampaknya pada dunia atau masyarakat.

AUTOBIOGRAFI

Autobiografi adalah kisah atau narasi yang ditulis oleh seseorang tentang hidupnya sendiri, pengalaman-pengalaman penting, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi kehidupannya. Autobiografi biasanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama dan menceritakan sejarah hidup dari awal hingga saat ini. Autobiografi dapat mencakup berbagai topik seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, pernikahan, perjalanan, dan banyak lagi. Autobiografi dapat membantu pembaca memahami pengalaman dan pandangan hidup penulis, dan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan peristiwa sejarah.

Tujuan utama menulis autobiografi adalah untuk membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi seseorang dengan pembaca.

Beberapa tujuan khusus dari menulis autobiografi dapat meliputi:
  1. Meningkatkan pemahaman diri: Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidup mereka dan menghubungkan pola-pola dalam pengalaman hidup.
  2. Menjaga kenangan: Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarga mereka, dan dapat membantu mempertahankan warisan keluarga.
  3. Memberikan inspirasi: Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup.
  4. Memberikan wawasan: Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis.
  5. Membangun identitas dan citra publik: Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.
 Langkah-langkah yang dapat diikuti dalam menulis autobiografi:

  • Lakukan riset dan persiapan: Mulailah dengan membuat daftar peristiwa penting dalam hidup anda, tempat-tempat yang anda kunjungi, orang-orang yang anda temui, dan pengalaman-pengalaman lain yang mungkin anda ingin masukkan dalam autobiografi anda. Lakukan riset tentang masa lalu anda, termasuk sejarah keluarga, lingkungan sosial, dan kebudayaan saat itu.
  • Tentukan gaya dan fokus: Setelah anda mengetahui gambaran besar dari hidup anda, tentukan gaya dan fokus untuk autobiografi anda. Anda dapat memilih untuk menulis dalam gaya naratif atau reflektif, dan memilih fokus seperti karier, keluarga, atau perjalanan.
  • Buat kerangka cerita: Buat kerangka cerita untuk autobiografi anda dengan memilih peristiwa penting dan menempatkannya dalam urutan kronologis atau non-kronologis.
  • Tulis draf pertama: Mulailah menulis draf pertama dari autobiografi anda berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat. Jangan khawatir tentang detail atau kesalahan, hanya tulis dengan lancar.
  • Edit dan revisi: Setelah menyelesaikan draf pertama, edit dan revisi autobiografi anda dengan memperbaiki kesalahan, menambahkan detail dan pengalaman baru, dan memperbaiki struktur dan narasi.
  • Beri judul dan bagikan: Setelah menyelesaikan revisi terakhir, berikan judul untuk autobiografi anda. Jika ingin dibagikan dengan orang lain, pertimbangkan untuk mencetak atau menerbitkan secara online untuk dapat dibaca oleh publik.
Sebagai ungkapan penutup dari bunda Lelly adalah:
  • Dalam menulis autobiografi dapat memakan waktu, dan dapat melibatkan emosi yang kuat. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu yang cukup dan mempersiapkan diri secara emosional untuk menulis autobiografi yang baik dan berarti.
  • Menulislah dengan hati agar hasilnya berarti.

Sabtu, 04 Maret 2023

SOLUSI SMART MENERBITKAN BUKU BERSAMA PENERBIT INDI BAGI PENULIS PEMULA

 


Judul         : Solusi Smart Menerbitkan buku bersama Penerbit Indi bagi Penulis Pemula

Resume ke : 23

Gelombang : 28

Tanggal         : 1 Maret 2023

Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi

Via         : WAG KBMN 28

Narasumber : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd

Modertor         : Nur Dwi Yanti, S.Pd.


Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh

Alhamdulillah tidak terasa kita telah memasuki pelatihan yang ke 23 pada Kelas Belajar Menulis Nusantara yang diselenggarakan oleh PGRI Gelombang 28. Semoga kita semua diberi kesehatan sehingga dapat menyelesaikan pelatihan ini dengan hasil terbaik, meski jalan yang kita lalui tidak semulus yang kita bayangkan.

Pertemuan kali ini bersama TSO yang luar biasa yaitu Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. dengan tema "Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi". Bersama Om Brian juga saya pertama kali mengenal blogger melalui WAG Kelas Dasar Blog 7, dan lulus serta mendapatkan sertifikat. Tentu saja sebelumnya saya tidak mengenal Om Brian, melalui Bunda Lelly Suryani, S.Pd saya diajak mengenal dunia menulis, kemudian dihubungkan dengan Om Brian agar mengenal blog. Terima kasih bimbingan dan arahannya kepada Om Brian dan Bunda Lelly. Untuk mengenal profil Om Brian secara lebih detail bisa baca di link berikut: https://www.praszetyawan.com/p/profil.html.

Untuk memandu jalannya pelatihan malam ini agar lebih terarah tentu tidak lepas dari moderator yang hebat juga, kali ini dipandu oleh Bunda Nur Dwi Yanti, S.Pd. yang sangat populer dengan sebutan NDY.

Menerbitkan buku solo??? Bagi saya jauh dari angan-angan bahkan tidak terbayangkan sama sekali, apalagi saya tidak memahami bagaimana menulis yang baik dan bisa diterbitkan oleh penerbit buku. Tetapi dengan mengikuti pelatihan di KBMN ini, sedikit demi sedikit wawasan saya mulai terbuka. Saya menjadi tertarik untuk menerbitkan buku solo karya saya pribadi, yang kelak bisa menjadi warisan anak cucu kita..hehe.

Dahulu ketika penerbit indie belum eksis seperti sekarang, kita hanya tahu bahwa penerbit buku yang ada itu hanya penerbit mayor seperti Gramedia, Grasindo, Erlangga, Elex media, Andi, dan lain-lain. Penerbit mayor menerapkan seleksi naskah, sehingga belum tentu naskah kita diterima. Karena penerbit mayor ingin mendapat naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan akan laku dipasaran.

Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang mencoba mengirim naskah ke beberapa penerbit hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Penolakan naskah menjadi makanan sehari-hari bagi penulis. Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama.


Bagi penulis pemula yang baru pertama kali akan menerbitkan buku, bisa dicoba mengawali di penerbit indie, mengapa di Penerbit Indi??

Karena Penerbit Indi memiliki kelebihan-kelebihan yang sangat menolong bagi penulis pemula, yaitu:

  1. Tidak ada seleksi, semua jenis naskah diterima.
  2. Proses penerbitan cepat (1-3 bulan).
  3. Biaya penerbitan bervariasi tergantung ketentuan dan fasilitas penerbitan.
  4. Biaya cetak ulang dan ongkir ditanggung penulis.
  5. Penulis menentukan sendiri harga bukunya.
  6. Tidak memasarkan buku ke toko buku.
  7. Penulis yang harus memasarkan sendiri bukunya jika ingin bukunya laris.
Bagi penulis pemula  tentu Penerbit Indi menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri. Dengan konsekuensi kita akan mengeluarkan biaya-biaya untuk mendapat fasilitas  penerbitan, atau jika ingin cetak ulang. Sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan.

Penerbit Indi jumlahnya ada banyak, sehingga perlu diperhatikan beberapa hal dalam menentukan Penerbit Indi, diantaranya:
  • Besarnya biaya penerbitan.
  • Fasilitas penerbitan yang didapat penulis.
  • Batas maksimal jumlah halaman.
  • Ketentuan dan biaya cetak ulang.
  • Apakah dapat master PDF atau tidak.
  • Berapa jumlah buku yang didapat penulis.

Mengapa Penerbit Indi membantu Guru menerbitkan buku? Hal ini karena:

  1. Belum ada referensi Penerbit Indie.
  2. Memilihkan penerbit yang terjangkau, berkualitas, dan terpercaya.
  3. Membantu komunikasi ke penerbit.
  4. Memberi pengalaman menerbitkan buku yang memuaskan.
Kita tidak perlu kuatir dalam proses penerbitan buku, karena akan didampingi Om Brian dalam menjawab berbagai pertanyaan seputar proses penerbitan, dan dipastikan buku akan terbit.

Adapun yang menjadi daya tarik Penerbit Indi adalah:
  • Biaya terjangkau, tidak perlu sampai mengeluarkan jutaan rupiah
  • Jumlah maksimal halaman sangat banyak yaitu 280 halaman dengan kertas A5. Sehingga kita terkena biaya tambahan halaman meskipun bukunya setebal 280 halaman dengan kertas A5.
  • Penerbit ii meenjualkan buku terbitannya di Tokopedia dan Shopee.
Pesan dari om Brian:
- Menerbitkan buku perlu waktu untuk proses terbit, tidak seperti fotocopy yang sehari jadi.
- Jangan minta ada deadline kapan buku harus terbit.
- Waktu peerbitan sampai 3 bulan jika ISBN, karena prosesnya lebih ketat.
- Jangan ragu terbitkan tulisan anda menjadi buku.
- Untuk memilih Penerbit Indi, jangan lupa pahami dulu ketentuan dari penerbit, jangan sampai di tengah jalan ada salah paham atau hambatan.

Senin, 27 Februari 2023

MENGIRIM TULISAN KE MAJALAH SUARA GURU


 Judul                : Mengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru

Resume ke       : 22
Gelombang      : 28
Tanggal            : 27 Februari 2023
Tema                : Mengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru
Via                    : Zoom Meeting
Narasumber     : Catur Nurrochman Oktavian, M.Pd.
Moderator        : Sim Chung Wai, S.P.

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Malam ini kita akan belajar bagaimana cara mengirimkan tulisan di Majalah Suara Guru. Materi yang sangat menarik meski untuk diri saya sendiri belum ada hasrat untuk mengirimkan tulisan di majalah tersebut, namun saya belajar untuk sering menulis di blog. Materi kali ini akan disampaikan oleh Bapak Catur Nurrochman Oktavian, M.Pd. dan dioandu moderator handal yaitu Sim Chung Wai, S.P. 
       Majalah Suara Guru adalah majalah yang diterbitkan oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Majalah ini rutin terbit bulanan, terbit pertama kali pada tahun 1949, hingga kini. Kantor redaksi ada di Jalan Tanah Abang III Nomor 24, Jakarta Pusat.

    Majalah Suara Guru memiliki berbagai macam rubrik. Selain Suara Utama, Opini, Organisasi, Edutainment, Oase, Percik, Inspiratif, Sekolah, Bahasa, Sastra, dan Destinasi.

Syarat-syarat agar tulisan kita diterima di Majalah Suara Guru, diantaranya adalah:
  1. Tulisan orisinal karya sendiri, bukan plagiat.
  2. Tulisan tidak boleh menyerang pribadi seseorang dan berbau SARA.
  3. Tulisan harus bersifat aktual yang masih di ruang lingkup dunia pendidikan.
  4. Ditulis dengan bahasa yang populer, komunikatif, lugas, dan enak dibaca.
  5. Tulisan yang diterima maksimal terdiri 700 kata dengan spasi 1,5 dan ukuran font 12.
    Tulisan yang akan dimuat diutamakan bertema pendidikan, isu-isu hangat yang terjadi di dunia pendidikan dan pendidikan mutakhir. Majalah Suara Guru terbuka untuk semua guru, baik guru swasta maupun negeri, bahkan dari pesantren pun diperbolehkan. Dan bagi tulisan yang dimuat maka akan dibaca oleh semua orang se Indonesia.

RUBRIK PRAKTIK BAIK: menampung tulisan yang berisi ajakan untuk melakukan praktik baik.

RUPRIK LIPUTAN SEKOLAH/PERGURUAN TINGGI: Jika ingin menunjukkan kegiatan di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi.

RUBRIK PERCIK atau OASE: tentang hal-hal kehidupan, motivasi, dll.

Selanjut tentang sesi tanya jawab:

Pertanyaan dari pak Safrudin:

Bagaimana cara memajukan literasi sekolah dengan cara memasukkan majalah agar bisa masuk ke sekolah?

Jawab: Majalah Suara Guru tidak bersifat mengikat, siapapun boleh mengisi, tapi tidak mewajibkan untuk membelinya. Majalah suara guru merupakan ajang apresiasi bagi para guru yang menyampaikan literasinya. Harga majalah suara guru juga terjangkau hanya Rp. 25.000,- belum termasuk ongkir. Akan dikirim surat pemberitahuan untuk membeli suara guru dari kepala dinas setempat.


Pertanyaan dari Ibu Wahyuning - Jakarta Selatan:

Jika siswa ingin mengirimkan tulisan di ruang guru boleh apa tidak?

Jawab: Selama ini belum ada rubrik khusus untuk siswa, baru dikhususkan bagi guru. Tapi masukkan ini akan diusulkan ke pengurus majalah Suara Guru.


Pertanyaan dari Ibu Ratna - Sumbawa:

Cara menuliskan berbagi praktik baik, seperti P5, adakah ketentuan jumlah katanya, terus bolehkan menyisipkan gambar?

Mohon saran agar majalah ini bisa masuk ke sistem arkas, agar bisa dibeli dengan dana BOS.

Jawab: maksimal 400-500 kata untuk satu halaman (kalo dengan foto maks 400 kata). Jika menyertakan foto maka di bawah foto diberi keterangan.

Untuk berlangganan bisa menghubungi bagian pemasaran (mbak Widya). Usulan agar bisa masuk arkas, sedang dikomunikasikan.


Pertanyaan: Apakah di Majalah suara guru juga ada lomba-lomba? seperti lomba menulis atau lomba2 guru yang lain?

Jawab:  Terakhir di bulan Agustus ada lomba menulis, dengan hadiah yang cukup besar, total hadiah 7,5 jutaan. Kegiatan lomba menulis biasa diadakan saat HUT PGRI.

Bagi yang mengirimkan tulisan ke Majalah Suara Guru, selama ini belum bisa memberikan kabar kepada pengirim tulisan, bahwa tulisannya diterima atau ditolak.

Jika menghendaki membeli Majalah Suara Guru edisi lama atau baru bisa juga melalui marketplace secara online seperti shoppee, lazada, dan lain-lain.

Untuk saat ini pengirim tulisan di Majalah Suara Guru belum bisa mendapatkan honor, hal ini dikarenakan setelah pasca pandemi majalah ini baru mulai bangkit kembali. Jika dulu sebelum pandemi para pengirim tulisan mendapatkan honor.


  • Akses majalah suara guru online, yang dapat di akses pada laman berikut  http://suaraguruonline.com.
  • Cara beli majalah suara guru: hubungi Bu Widya 0878-8228-9299, selain mba Widya, bisa menghubungi staf kami Tyas di nomor +6285814213473.
  • Cara kirim tulisan ke suara guru: majalah.suaraguru@gmail.com.


    Closing oleh narasumber kali ini menyampaikan bahwa dunia literasi tidak hanya menulis, tapi juga menumbuhkan budaya membaca, salah satu caranya dengan memberikan apresiasi kepada teme-teman penulis, dengan membacanya. Bertahannya Majalah Suara Guru juga berkat kontribusi para penulis dan pelanggan majalah.


MERAMU HASIL BELAJAR