Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Maret 2023

KARYA-KARYA KREATIF DI BULAN RAMADHAN




 Ahad, 26 Maret 2023 M/4 Ramadhan 1444 H

        Seorang teman saya bercerita tentang perbedaan dua kantor yang pernah menjadi tempat kerjanya. Pertama adalah sebuah perusahaan startup di bidang teknologi digital. Suasananya sangat nyaman bahkan seperti di rumah saja. Dalam melakukan pekerjaan bisa dilakukan di manapun, karena memiliki banyak ruang yang semuanya nyaman untuk kerja seperti garden, pantry, yang penting bisa meletakkan laptop dan menyelesaikan tugas. Sebuah kulkas yang sangat besar selalu terisi dengan aneka macam snack dan soft drink yang bebas diambil kapanpun sebanyak apapun. Mungkin mirip dengan kantor Google di Amerika yang ramai diceritakan orang karena keunikannya. Untuk apa semua fasilitas tersebut? Tentunya agar semua karyawan merasa enjoy dan fresh setiap hari. Ide-ide kreatif mereka akan terbuka sehingga menghasilkan karya yang terbaik untuk perusahaan startup tersebut.

        Sebaliknya kantor teman saya yang satu lagi masih bersifat konvensional. Pekerjaan harus diselesaikan di kursi karyawan dengan dibatasi sekat satu sama lain. Tak ada teras yang nyaman atau kulkas penuh makanan. Tak ada tuntutan harus kreatif, yang penting daftar tugas dari atasan dilakukan semua.

        Contoh di atas tadi jawabannya adalah satu, yaitu karya. Perusahaan kekinian berani menyiapkan fasilitas yang sangat nyaman asalkan para karyawan bisa berkarya dengan kreatif. Bekerja di kantor tidak hanya menyelesaikan tugas atasan saja. Asal tugas beres, tak perlu melakukan hal-hal lain. Tinggal tunggu jam pulang kantor saja. Tentu hal seperti ini yang dihindari oleh perusahaan-perusahaan kekinian tersebut.

        Bicara tentang fasilitas, bulan suci yang sedang kita tempuh saat ini juga merupakan bulan yang disiapkan Allah dengan sangat banyak fasilitas. Dosa diampuni, pahala dilipatgandakan, doa dikabulkan dan salah satu fasilitas terpenting menurut saya adalah semangat beribadah yang amat mudah didapat.




    Sebelum datangnya bulan Ramadhan rasanya kita berat ke masjid, namun di bulan Ramadhan langkah ini terasa ringan. Lihat saja shalat Dzuhur penuh layaknya shalat Jumat. Sebelumnya kita termasuk kikir dalam memberi, begitu tiba di bulan ini menjadi dermawan. Kitab suci yang jarang dibuka, kini menjadi bacaan yang paling sering mengisi waktu.

    Semua hal tersebut adalah bukti dari karunia Allah khusus di bulan Ramadhan yaitu semangat ibadah yang Dia mudahkan menyelusup ke dalam dada kaum muslimin. Untuk apa semua fasilitas tersebut? Jawabannya adalah satu, yaitu karya. Percuma sudah diberi berbagai fasilitas kalau kita tidak berkarya. Lebih baik kembali saja ke bulan konvensional.


        Ada beberapa karya kreatif yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan ini, diantaranya adalah:

  • Al-Quran yang khatam 30 juz adalah karya.
  • Malam yang sedikit tidur dan banyak menangis adalah karya.
  • Sunnah Rasulullah yang diamalkan secara konsisten adalah karya.
  • Akhlak yang berubah dari suka mengeluh jadi pandai bersyukur adalah karya.

    Dan masih banyak lagi karya-karya kreatif yang bisa kita usahakan selama bulan Ramadhan ini. Mari kita bersama-sama membuat perubahan! Tidak hanya menyelesaikan rutinitas saja. Asal puasa beres, tak perlu melakukan hal-hal lain. Tinggal tunggu jam pulang Ramadhan saja. Tidak pas rasanya, orang yang ikut menikmati segala fasilitas Ramadhan, namun berkarya dengan biasa-biasa saja. Janganlah kita menjadi golongan orang-orang yang merugi, dan menyesal di hari kemudian.


START YANG BAIK UNTUK MENGGAPAI PUNCAK KEMENANGAN

 


Sabtu, 25 Maret 2023 M/3 Ramadhan 1444 H

    Ketika kita sedang mengobrol bareng, pernah ada ucapan yang sering terdengar di telinga kita di awal Ramadhan, "Insyallah saya akan semangat beribadah di 10 hari terakhir, lagipula Ini kan baru hari-hari pertama Ramadhan". Kalimat yang sering kita dengar karena meremehkan hari-hari pertama dengan dalih bahwa puncak Ramadhan dan lailatul qadar ada di akhir Ramadhan.

        Puncak Ramadhan memang benar ada di akhir, dan amalan tergantung akhirnya, tapi bukankah sebuah start sangat menentukan hasil akhir? Kebaikan dan ibadah adalah sebuah perlombaan (QS. Al Baqarah: 148), dan para juara terbiasa memiliki start yang bagus untuk mengendalikan jalannya perlombaan. Seorang pembalap terbaik pun dapat  gagal meraih juara, karena start di posisi terbelakang?!

        "Diantara ganjaran dari kebaikan yang kita lakukan adalah taufiq untuk kebaikan berikutnya". Jika kita berhasil mengisi hari pertama Ramadhan dengan amal shalih, maka amal hari pertama akan mengundang amal shalih di hari kedua, dan jika kita beramal di hari kedua, maka amal hari kedua akan mengundang amal hari ketiga, begitu selanjutnya sampai kita menutupnya dengan husnul khatimah.

    "Diantara hukuman dari dosa adalah undangan untuk dosa berikutnya". Jika kita mengisi hari pertama dengan berbagai dosa, maka dosa-dosa hari pertama akan mengundang dosa di hari kedua dan begitu seterusnya sampai kita gagal di akhir Ramadhan. Mari kita cetak start yang sebaik mungkin di hari-hari awal ini.

       Selain mengawali puasa agar jiwa kita semakin baik, tentunya juga diimbangi dengan mengawali puasa untuk fisik kita juga, agar kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan tubuh yang bugar. 

        Mengawali puasa dengan baik adalah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan selama berpuasa. Berikut adalah beberapa tips untuk memulai puasa dengan baik:

  • Menjaga pola makan sehat sebelum puasa: Sebelum memulai puasa, usahakan untuk makan dengan pola yang sehat dan seimbang. Hindari makanan yang berlemak atau berat karena dapat membuat perut terasa kembung dan sulit mencerna. 
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung serat: Makanan yang mengandung serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan dapat membantu menjaga perut tetap kenyang dan mengurangi rasa lapar selama berpuasa.

  • Minum air yang cukup: Usahakan untuk minum air yang cukup sebelum waktu imsak atau saat sahur. Hal ini akan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

  • Menjaga aktivitas fisik: Tetap menjaga aktivitas fisik selama berpuasa, seperti dengan melakukan olahraga ringan atau berjalan kaki. Hal ini akan membantu menjaga kesehatan dan membuat tubuh tetap bugar selama puasa.

  • Berdoa dan mempersiapkan diri secara spiritual: Selain mempersiapkan diri secara fisik, persiapan secara spiritual juga sangat penting. Berdoa dan memfokuskan diri pada spiritualitas dapat membantu menjaga motivasi dan semangat selama berpuasa.

  • Makan sahur: Jangan lupa untuk makan sahur sebelum waktu imsak. Makanan sahur dapat membantu menjaga tubuh tetap bertenaga dan kenyang selama puasa.

    Dengan mengawali puasa dengan baik, kita dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan selama berpuasa dan merasakan manfaat yang optimal dari ibadah puasa. Dengan demikian langkah untuk menggapai kemenangan pun terasa nyaman. Semoga kita semua bisa mencapai puncak kemenangan. Aamiin.

Jumat, 24 Maret 2023

KAMAR-KAMAR ISTIMEWA

 Sabtu, 24 Maret 2023 M (2 Ramadhan 1444 H)



        Hari ini adalah hari kedua menjalankan ibadah puasa dan sekaligus pembelajaran hari pertama di bulan Ramadhan. Anak-anak tetap semangat dalam belajar meskipun dalam keadaan puasa, seperti tidak ada bedanya berpuasa ataupun tidak. Saya mengajar kelas 7 SMP Negeri 1 Kalibening di Kabupaten Banjarnegara, kebetulan setiap hari Jumat kegiatannya adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau biasa disebut P5. Kali ini sudah memasuki tema ketiga, yaitu tentang Kearifan Lokal. Sudah dua kegiatan/topik kita laksanakan, yaitu tentang memaknai Tugu Prasasti Srengseng dan Kisah Masjid Tertua yaitu Masjid Al Huda. Kedua lokasi sudah dikunjungi, dan juga sudah memanggil narasumber untuk menceritakan kepada para siswa. 

        Kegiatan P5 hari ini adalah membuat karya tulis dan karya inovatif sesuai dengan bakat dan minat yang disukai anak. Hasil karya siswa boleh juga dalam bentuk digital atau non digital. Untuk kelas yang saya ampu hampir sebagian besar menggunakan digital. Ada karya siswa dalam bentuk cerpen, puisi, cerita bergambar, infografis, vlog, dll. Ternyata kemampuan anak-anak sungguh luar biasa.

        Disela-sela waktu pembelajaran, saya berusaha menyelipkan pesan rohani kepada anak-anak. Agar jiwa anak-anak terisi dan semakin dekat kepada Allah SWT. Saya sampaikan kepada anak-anak didik bahwa tidak ada udzur bagi seorang yang telah ditetapkan dalam syariat untuk tidak menunaikan kewajibannya di bulan Ramadhan ini.

  • Jika kita tidak bisa memperbanyak ibadah bangun malam, maka hendaknya kita memperbanyak sedekah.
  • Jika kita tidak mampu bersedekah, maka hendaklah kita perbanyak membaca Al-Qur'an.
  • Jika kita tidak mampu memperbanyak membaca Al-Qur'an, maka hendaklah kita perbanyak zikir.
  • Jika kita tidak mampu memperbanyak berzikir, maka minimal kita menjaga lisan, serta anggota badan dari sesuatu yang merusak dan mendzalimin kemuliaan bulan ini.

    Demi Allah sungguh merugi orang yang menyia-nyiakan bulan ini. Sungguh merugi orang yang tidak memanfaatkannya.

 Abu Malik Al Asy'ari radhiallahu ‘anhu menceritakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

 إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا فَقَامَ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلَامَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

"Sesungguhnya di dalam Surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya."

Lantas seorang sahabat berdiri sambil berkata: "Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah ?"

Beliau menjawab: "Untuk orang yang berkata baik, yang memberi makan (fakir miskin), yang selalu berpuasa dan shalat pada malam hari ketika manusia sedang tidur." [HR. Ibnu Majah no.3251, Turmudzi no.1984, Ahmad no.6578, Hakim no.247 dan lain-lain]

     Maka janganlah kalian sia-siakan keutamaan bulan yang penuh keberkahan ini berlalu begitu saja tanpa amal shalih.

     Janganlah kalian dilalaikan oleh dunia dan mengabaikan berlomba-lomba untuk mendapat kemuliaan disisi Allah Ta'ala.

     Semoga kita termasuk orang-orang yang Allah rahmati untuk menempati kamar-kamar di surga itu. Aamiin.

Kamis, 23 Maret 2023

Akhir Sebuah Penantian

 

Kamis, 23 Maret 2023 M
       1 Ramadhan 1444 H




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

        Alhamdulillah, selamat datang Ramadhan yang mulia! Hari pertama Ramadhan adalah saat yang istimewa karena kita memulai bulan yang penuh keberkahan ini dengan semangat yang tinggi dan hati yang penuh syukur. Sebagai umat Muslim, Ramadhan merupakan momen yang sangat dinantikan dan merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, memperbaiki diri, meningkatkan ibadah dan beramal shaleh.

        Di hari pertama Ramadhan, saya ingin mengajak kita untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, memohon ampun atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, serta memperkuat tekad untuk mengisi bulan yang suci ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

     Mari kita mulai Ramadhan dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat untuk beribadah, berbuat baik kepada sesama, serta menjauhi segala hal yang dapat merusak amalan kita. Semoga Ramadhan ini membawa banyak keberkahan, kebahagiaan, dan keberhasilan bagi kita semua.

        Mengawali bulan Ramadhan dengan menunaikan sholat tarawih berjamaah di Masjid An Nur tepatnya di area POM Bensin Kalibening yang luas dan nyaman. Seperti biasa di tahun-tahun yang lalu, sholat tarawih pertama di bulan Ramadhan seluruh masjid dan mushola penuh dengan jamaah, semoga mereka istiqomah hingga akhir Ramadhan. Selesai sholat tarawih kemudian mengalun suara-suara merdu bertadarus hingga malam.

        Penantian selama setahun penuh itupun telah berakhir. Bahagia bercampur haru secara spontan menyelimuti hati setiap insan yang beriman. Betapa beruntungnya kita. Bersyukurlah karena ALLAH memilih kita 'tuk bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Bulan yang penuh dengan keberkahan, Bulan dimana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup.

     Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kesyukuran, di samping kesabaran atas segala ujian. Ketika apa yang dihajatkan belum dikabulkan, itu mungkin sebab banyaknya kenikmatan yang sudah ada, belum disyukuri dengan baik. Ramadhan bukanlah tentang berhenti dari kebiasaan buruk untuk sementara waktu. Ramadhan adalah titik awal untuk menjadi seorang Muslim yang lebih baik dan berusaha untuk terus selamanya menjadi baik.

“Seluruh amalan anak Adam untuk mereka sendiri, kecuali puasa. Sungguh, ibadah puasa itu untuk-Ku. Akulah yang langsung akan memberikan imbalannya. Puasa adalah perisai.” (Shahïh al-Bukhâri: 1904)

MARHABAN YAA RAMADHAN

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ -

 "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (Surat Al Baqarah Ayat 183)

        Selamat memasuki bulan suci Ramadhan. Semoga ALLAH memberkahi kita di bulan yang penuh makna ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

MERAMU HASIL BELAJAR